|
“Aku mengucap syukur karena persekutuanmu dalam berita Injil mulai dari hari pertama sampai sekarang ini.” (Filipi 1:5). |
|
Kompak dengan teman adalah hal penting, namun yang terpenting adalah kompak dengan Tuhan Yesus sebagai Sahabat, Gembala & Raja kita, karena kehendak Allah adalah umat-Nya menjadi serupa dengan Kristus. Kompak dalam teladan rendah-hati-Nya yang agung (Filipi 2:5-8). Kompak dalam pelayanan. “Aku telah memberikan suatu teladan kepada kamu, supaya kamu juga berbuat sama seperti yang telah kuperbuat kepadamu.” (Yohanes 13:14-15). Kompak dalam kasih-Nya. “Hiduplah di dalam kasih, sebagaimana Kristus Yesus juga telah mengasihi kamu dan telah Menyerahkan diri-Nya untuk kita sebagai persembahan dan korban yang harum bagi Allah.” (Efesus 5:2). Kompak dalam ketabahan-Nya (I Petrus 2:18). Kompak dalam misi-Nya (Yohanes 20:21). |
|
Kesinambungan Marilah kita terus-menerus mempersiapkan orang lain, yang dapat dipercayai dan yang cakap mengajar untuk melanjutkan misi Kerajaan Allah, menggenapi Amanat Agung. Ini sesuai dengan pesan Paulus kepada Timotius, “Apa yang telah engkau dengar dari padaku di depan banyak saksi, percayakanlah itu kepada orang-orang yang dapat dipercayai, yang juga cakap mengajar orang lain.” (2 Timotius 2:2). |
|
Marilah kita memberitakan Injil secara tepat. “Sebab yang sangat penting telah kusampaikan kepadamu, yaitu apa yang telah kuterima sendiri, ialah bahwa Kristus telah mati karena dosa-dosa kita, sesuai dengan Kitab Suci, bahwa Ia telah dikuburkan, dan bahwa Ia telah dibangkitkan, pada hari yang ketiga, sesuai dengan Kitab Suci.” (I Korintus 15:3-4). Jika tidak tepat? Paulus menyatakan tegurannya yang tajam dan keras (Galatia 1:8-9). |
|
Kelancaran Marilah kita melatih diri agar lancar bersaksi dan bersiap-sedia memberikan pertanggung-jawaban iman. “Kuduskanlah Kristus di dalam hatimu sebagai Tuhan! Dan siap sedialah pada segala waktu untuk memberi pertanggung-jawaban kepada tiap-tiap orang yang meminta pertanggung-jawaban dari kamu tentang pengharapan yang ada padamu, tetapi haruslah dengan lemah lembut dan hormat.” (I Petrus 3:15). Kiranya Roh Kudus memberi kekuatan dalam segala kesaksian kita seperti ungkapan Paulus, “Kami berusaha meyakinkan orang.” (2 Korintus 5:11). |
|
Jumlah penduduk dunia telah mencapai lebih dari 7,2 milyar manusia. Jumlah ini terus meningkat cepat secara deret ukur. Karena itu untuk menjangkau mereka semua, kita perlu terus bersaksi menginjili sesama dan melipatgandakan murid-murid Kristus secara deret ukur pula. Jika dilakukan secara konsisten, maka dengan anugerah Tuhan - hal ini berdampak besar dan meluapkan sukacita. |